Bantul - Bertempat di Rumah Makan Lenggengjiwo yang terletak di kawasan Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, puluhan peserta dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti Pelatihan Totok Jari Alif yang diselenggarakan PT.Alif Trancedental Indonesia pada Sabtu-Minggu (29-30 Nopember 2025).
Pelatihan Terapi Totok Jari Alif & Trancedental Hypnosis tingkat Master ini diikuti peserta dari Yogyakarta, Klaten, Kebumen, Pati, Purwokerto, Cilacap, Semarang dan daerah lainnya.
Bersama Master Trainer TJA & TH Anita didampingi Master Tri Prasetyo dan Master Wagiman Seluruh peserta sangat antusias mengikuti pelatihan selama dua hari yang dilaksanakan mulai pukul 09:00-15:00.
Materi disampaikan sangat interaktif dengan simulasi dan praktek langsung terapi berpasangan sesama peserta.
Pada prinsipnya, metode Totok Jari Alif & Trancedental Hypnosis (TJA & TH) bisa mengatasi berbagai penyakit medis, non medis serta psikis tanpa ritual, tanpa puasa, tanpa dzikir atau tanpa ritual lainnya.
Semua peserta diberi kesempatan langsung praktek dengan berbagai metode yang sudah diajarkan selama dua hari mengikuti Pelatihan.
"Ada berbagai metode pengobatan yang diajarkan dalam keilmuan TJA & TH yang bisa digunakan untuk membantu Sesama", ungkap Master Trainer Anita.
Dalam Pelatihan yang berlangsung dua hari tersebut, peserta mengaku puas dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan Pelatihan.
Banyak peserta yang sebelum pelatihan memiliki keluhan penyakit atau masalah non medis maupun psikis
"Alhamdulillah saya tadinya pecandu rokok, setelah diterapi sesama peserta saya jadi tidak minat merokok dan saya akan berhenti merokok selamanya", ungkap salah satu peserta dari Klaten.
Selain mereka yang ingin meniti karir sebagai terapis profesional, peserta juga ada yang memiliki keluhan penyakit dan ingin bisa menyembuhkan penyakitnya secara mandiri.
Dihubungi terpisah, Owner PT.Alif Trancedental Indonesia H.Kemal Faisal Ferik menyatakan bahwa Pelatihan Totok Jari Alif digelar serentak diseluruh Indonesia untuk memberi kesempatan masyarakat menguasai keilmuan ini seluas luasnya.
"Kami berikan kesempatan kepada masyarakat luas mengikuti pelatihan kami atau menjadi mitra diseluruh Indonesia", pungkas Ustadz Kemal Faisal Ferik.



1 Komentar
TJA-TH.... Keren, Tajrib, alhamdulillah
BalasHapus