KANG DEDI MULYADI DUKUNG KANG HAJI MULYADI, SUKSESKAN SWASEMBADA KEDELAI TANAM 210 HEKTAR DI INDRAMAYU


Indramayu – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Indramayu melalui peningkatan pendidikan, infrastruktur, dan pemanfaatan teknologi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan bersama masyarakat dan sejumlah tokoh di Indramayu.

Dalam sambutannya, Dedi mengapresiasi berbagai pihak yang hadir, mulai dari tokoh nasional, unsur TNI, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong investasi dan pembangunan di Indramayu guna membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Menurut Dedi, Indramayu memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian. Kabupaten tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, penghasil beras, mangga gedong gincu, serta memiliki potensi pengembangan komoditas tebu dan kedelai.

Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Tingkat pendidikan masyarakat, kualitas infrastruktur, dan penguasaan teknologi menjadi tiga faktor utama yang harus ditingkatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Potensi Indramayu sangat besar. Namun, pendidikan, infrastruktur, dan teknologi harus terus diperkuat agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Dedi juga menyoroti kondisi jalan dan fasilitas umum yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah kabupaten dapat mengoptimalkan pemeliharaan lingkungan, termasuk penanganan rumput liar di sepanjang jalan serta perbaikan jembatan yang rusak.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Menurutnya, budaya konsumtif dan kebiasaan berutang untuk membiayai kegiatan seremonial perlu dikurangi agar masyarakat dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas hidup dan pendidikan anak.

Dalam sektor pertanian, Dedi mendorong penerapan pola tanam yang lebih berkelanjutan. Ia menilai rotasi tanaman, seperti penanaman kedelai dan kacang tanah di sela musim tanam padi, penting untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk serta pestisida.

Ia juga mengungkapkan bahwa intensitas tanam padi yang semakin tinggi akibat ketersediaan air sepanjang tahun berpotensi menurunkan kualitas tanah jika tidak diimbangi dengan pola tanam yang tepat.

Di akhir sambutannya, Dedi memberikan apresiasi kepada masyarakat Indramayu yang dikenal memiliki etos kerja tinggi. Ia menilai semangat bekerja masyarakat setempat merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan daerah.

“Dengan kerja keras, pendidikan yang lebih baik, serta dukungan infrastruktur dan teknologi, saya optimistis Indramayu dapat berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Posting Komentar

0 Komentar