Sukoharjo - Bertempat di Petilasan Kraton Mataram Kartasura,Sukoharjo, Jawa Tengah, Puluhan Sentono Dalem & Tedhak Turun Darah Dalem Trah Mataram Lintas Generasi berkumpul dalam kegiatan Sarasehan Nasional yang Diselenggakan Pamerti Budaya Catur Sagatra Mataram, Minggu (26-4-2026).
Sarasehan Bertajuk "Pemersatuan Hati Trah & Kawula Mataram" diselenggakan dalam rangka Peringatan Haul ke-300 Leluhur Catur Sagatra Mataram Sunan Amangkurat Jawi.
Nara Sumber & Panelis terdiri dari Dra.GKR.Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd (Trah Pakubuwono), GBPH. Yudhoningrat, M. M. (Trah Hamengkubuwono), Prof. Dr. R.M.Teguh Supriyanto, M. Hum. (Akademisi Universitas Negeri Semarang) dan Ki Ariya Wira Sentana Al Djawi (Dr. HC. R. Budi Ariyanto Surantono) dari Trah Ki Ageng Selo.
Dalam paparannya, Gusti Moeng (Dra.GKR.Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd.mengajak Tedhak Turun Darah Dalem Trah Mataram dimanapun berada agar tidak terprovokasi dengan berita-berita dan informasi yang bisa memecahbelah persatuan dan keluarganya sesama Trah Mataram.
Hal senada disampaikan GBPH.Yudhaningrat, M.M. (Gusti Yudho), bahwa Abdi Budaya Pamerti Catur Sagatra Mataram harus menjadi ujung rombak dalam membangun kebersamaan dan Persaudaraan selamanya.
Prof.Dr.R.M.Teguh Supriyanto, M.Hum. yang tampil sebagai narasumber ketiga menyatakan, filosofi "Ngumpulke Balung Pisah-Mikul Duwur Mendem Jero - Kumpul Gawe Manfaat Lan Keberkahan" harus di implementasikan dalam ucapan, pernyataan dan pembuatan.
Setelah berkumpul dan mampu Mikul Duwur Mendem Jero, trus langkah riil apa agar Trah Mataram berguna dan bermanfaat bagi masyarakat ?" ungkap Guru Besar Fakultas Sastra ini.
Penghageng Pamerti Budaya Catur Sagatra Mataram Dr.(HC) R.Budi Ariyanto Surantono menyambut baik serukan tersebut dan menyatakan bahwa pikirkan tidak bisa disatukan, Namun dengan niat, hati trah & kawula Mataram bisa dipersatukan untuk berkontribusi nyata bagi Bangsa dan negara.
Selain Sarasehan Nasional, kegiatan Haul ke-300 Sunan Amangkurat Jawi juga diisi dengan Bhakti Sosial Santunan Kepada 30 anak yatim dan pemberian bingkisan tali asih kepada relawan kebersihan di Petilasan Kraton Mataram Kartasura.
Tahlil Hadiningrat Mendoakan semua leluhur Mataram menjadi penutup rangkaian kegiatan Haul ke-300 Leluhur Catur Sagatra Mataram Sunan Amangkurat Jawi di tahun 2026.

0 Komentar